Rabu, 07 Januari 2015

Generasi Berkarakter . Generasi Pendobrak Kemajuan Bangsa

Generasi Berkarakter. Generasi Pendobrak Kemajuan Bangsa

Karakter merupakan hal penting yang sangan memengaruhi kepribadian seseorang. Karakter tidak dapat diwariskan,tidak dapat dibeli dan tidak dapat ditukar. Karakter harus dibentuk dan dikembangkan sendiri oleh masing-masing individu, karena karakter dapat terbentuk dan berkembang melalui proses belajar dan pengalaman panjang seseorang . Karakter seseorang dapat berubah sesuai kehendak dan proses hidup yang ia alami.

Karakter akan sangat mempengaruhi bagaimana orang memandang kita. Seseorang yang memiliki karakter yang baik akan dipandang dan disegani oleh orang lain, begitupun sebaliknya. Karakter memiliki nilai penting bagi masa depan seseorang. Seseorang yang berkarakter baik akan hidup sesuai dengan kaidah dan norma yang berlaku dan tidak akan berprilaku buruk.

Setiap orang bertanggung jawab dan memiliki kendali penuh atas karakter yang dimilikinya. Penguatan pendidikan karakter sangat penting mengingat negara kita sedang dilanda krisis jati diri sebagai bangsa Indonesia. Banyak permasalahan sosial yang terjadi seperti maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian, kenakalan remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi dan lain sebagainya yang sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

Pendidikan karakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. Generasi penerus yang berkualitas akan membawa negara ini menjadi negara yang lebih maju kedepannya.

Menurut hasil penelitian sejarawan muslim klasik Ibnu Khaldun. Dalam 100 tahun perjalanan suatu bangsa akan lahir empat model pemuda. Pertama, generasi pendobrak. Mereka berani melakukan perubahan secara mendasar. Kedua, generasi pembangun. Dengan segala kesederhanaan dan solitadaritas yang tulus tunduk di bawah ototiras kekuasan yang didukungnya, bekerja secara bersistem, memiliki rencana dan target yang terukur. Ketiga, generasi penikmat. Karena dituntungkan secara ekonomi dan politik dalam sistem kekuasan, mereka tidak peka lagi terhadap kepentingan bangsa dan negara. Mereka berpikir bagaimana menikmati daripada bekerja untuk membangun. Keempat, generasi masa bodoh. Mereka tidak lagimemiliki hubungan emosial dengan negara. Mereka melakukan apa saja yang mereka suka tanpa memedulikan nasib negara.

Di negara ini sepertinya pada pemuda banyak yang menjadi generasi penikmat dan masa bodoh karena kurang ditanamkan pendidikan berkarakter. Menurut Ibnu Khaldun, apabila generasi ketiga dan keempat telah mewarnai suatu negara, keruntuhan negara sudah di ambang pintu. Suatu peradaban dapat runtuh karena timbulnya materialisme, yaitu kegemaran penguasa dan masyarakat menerapkan gaya hidup malas yang disertai sikap bermewah-mewah dan tidak peduli terhadap nasib bangsanya.

Generasi Pendobrak perlu dikembangkan agar negara ini maju dan dapat bersaing dengan negara lain. Pendidikan berkarakter harus ditanamkan sejak dini,bukan hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga. Karena seorang anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dibandingkan dengan di sekolah.

Generasi yang berkarakter akan menjadi tombak perjuangan di masa depan. Karena kelak generasi tersebutlah yang akan menjadi pemegang amanah untuk memimpin bangsa ini. Kunci Keberhasilan suatu negara bukan hanya berada di tangan pemimpin, melainkan di tangan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di Negara ini. Pemerintah dan rakyat harus bahu membahu dan saling melengkapi untuk memajukan Negara ini.

DAFTAR PUSTAKA

http://belajarpsikologi.com/pengertian-pendidikan-karakter/
https://www.facebook.com/notes/mohammad-nuh/generasi-pendobrak-generasi-entrepreneur/163781740498679

Tidak ada komentar:

Posting Komentar